Categories
Repository

DETERMINAN PENGGUNANAAN REKENING BANK SYARIAH PADA PENGELOLA MASJID DI DKI JAKARTA

 

DETERMINAN PENGGUNANAAN REKENING BANK
SYARIAH PADA PENGELOLA MASJID DI DKI JAKARTA

Faozan Amar, Faozan

Penelitian ini merupakan penelitian kuantatif yang menggunakan metode deskriptif
analitis. Dalam hal ini dengan cara mendeskripsikan Analisis Determinasi Pemahaman
Pemilihan Rekening Bank Syariah Pada Pengurus Masjid di DKI Jakarta. Rendahnya
pemahaman pengurus Takmir Masjid akan pemahaman produk bank syariah apalagi
kemanfaatan rekening bank syariah bagi perekonomian umat. Untuk itu perbankan
syariah harus terus melakukan sosialisasi lebih gencar lagi lewat media yang lebih
populer di pengurus Takmir Masjid. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa
kepemilikan rekening dalam bank syariah dari berasal dari pengurus/lembaga/takmir
masjid sebesar 55,1 persen. Sedangkan rekening syariah yang dimiliki pribadi sebesar
50 persen. Berbeda sedikit dengan yang dikelola dengan menggunakan nama
pengurus/lembaga/takmir.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

NILAI MORAL DALAM ANTOLOGI CERPEN FILOSOFI KOPI DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA

 

NILAI MORAL DALAM ANTOLOGI CERPEN FILOSOFI KOPI DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA

Nani Solihati, Nani

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifi kasi dan menemukan nilai-nilai moral yang terkandung dalam antologi cerpen Filosofi Kopi melalui kajian hermeneutik serta implikasinya dalam pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Nilai moral yang diteliti dibatasi pada nilai positif dalam antologi cerpen Filosofi Kopi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yakni antologi cerpen Filosofi Kopi karya Dewi Lestari yang berisi 18 cerita yang terdiri 8 cerita pendek dan 10 prosa liris, tetapi yang diteliti hanya 8 cerita pendek. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terhadap delapan cerpen, dapat disimpulkan bahwa cerpen-cerpen karya Dewi Lestari mengandung nilai nilai moral positif yang meliputi kejujuran, bertanggung jawab, kesetiaan, sopan santun, hati nurani, rendah hati, dan konsekuen. Implikasi hasil penelitian ini adalah pembelajaran sastra di sekolah dengan menggunakan beberapa judul cerpen dalam antologi cerpen Filosofi Kopi karya Dewi Lestari sebagai sumber pembelajaran berpotensi menghasilkan siswa yang mempunyai nilai-nilai moral yang baik.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

HUBUNGAN TATA KELOLA UNIVERSITAS DAN PROFESIONALITAS DOSEN, DENGAN MUTU LAYANAN PENDIDIKAN

 

HUBUNGAN TATA KELOLA UNIVERSITAS DAN PROFESIONALITAS
DOSEN, DENGAN MUTU LAYANAN PENDIDIKAN

Connie Chairunnisa, Connie

The Relation Governance University and Professional lecturer, with service quality of
education. The study aims is for to know the ralation governance university and professional lecturer
with service quality of education. This research was conducted in correlational technique method, with
minimun sample from the whole population to be amount of 60 lecturer, teaching in graduate school
Uhamka in Jakarta. The data obtained from the spread of questionnaires and learn some documentation.
The analysis data to use correlation analysis, and multiple regression and simple regression. The results
show (1) there are relationships positive and significantly between governance university with service
quality of education; (2) there are relationships positive and significantly between professional lecturer
with service quality of education; (3) there are relationships positive and significantly between
governance university and professional lecturer in the same joint with service quality of education. The
research concludes that, to strengthen the quality of service of education, the governance university and
professional lecturer must be to do with correctly and professional more enhanced, and a serious
attention.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

Designing and Evaluating the Use of Smartphones to Facilitate Online Testing in Second-Language Teacher Education (SLTE): An Auto-Ethnographic Study

 

Designing and Evaluating the Use of Smartphones to Facilitate Online Testing in Second-Language Teacher Education (SLTE): An Auto-Ethnographic Study

Nani Solihati, Nani

Abstract—This paper reports on an auto-ethnographic study of the use of
smartphones to facilitate online testing in the context of second-language teacher
education (SLTE). A total of 54 pre-service teachers participated in the
study. Preliminary data were collected through observation and written reflection,
and additional data were gathered from interviews and students’ web activity
logs to enable triangulation. Thematic analysis was carried out on the
qualitative data. The findings show that smartphones are a viable electronic tool
to facilitate online testing in an SLTE context. More importantly, using Moodle
as an online test platform meets both teachers’ and students’ needs with respect
to aspects such as design, test structure and online testing activity. The study also
highlights some benefits and challenges of employing sequential and multiple-
attempt test modes and providing delayed feedback on online tests. The implications
of these findings are discussed, with suggestions for further research
in the field.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

KEPEMIMPINAN, SISTEM DAN STRUKTUR ORGANISASI, LINGKUNGAN FISIK, DAN KEEFEKTIFAN ORGANISASI

 

KEPEMIMPINAN, SISTEM DAN STRUKTUR ORGANISASI,
LINGKUNGAN FISIK,
DAN KEEFEKTIFAN ORGANISASI

Connie Chairunnisa, Connie

The Effects of Leadership, System and Structure, and Physical Environment on the
Effectiveness of Organization. The research aims at obtaining information of the effect of the leadership, system
and structure, and physical environment on the effectiveness of organization. This causal study was conducted in
one hundred schools in Jakarta.The research to use survey method with causal approach and path analysis. The
Population is teachers in yunior hight school in Provinsi DKI Jakarta as many as 288, and sample as many as 100
teachers with simple random sampling The results of the research showed direct effects (1)system and structure on
physical environment as many as 0,311 with path coefficient 0,558 ; (2) leadership on the effectiveness as many as
0,168 with path coefficient 0,407; (3) system and structure on except physical environment also on the effectiveness
of organization as many as 0,102 with path coefficient 0,326;( 4) physical environment on the effectiveness of
organization, as many as 0,109 with path coefficient 0,317; 5) system and structure showed indirect effect on the
effectiveness of organization through the physical environment as many as 0,179 with path coefficient 0,316. The
results of research showed that any change or variation in organizational effectiveness to be found effected by
leadership, system and structure and physical environment.
Keywords:Leadership,system and structure, physical environment, effectiveness of organization.
ABSTRAK: Kepemimpinan, Sistem dan Struktur Organisasi, Lingkungan Fisik, dan Keefektifan Organisasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh kepemimpinan, sistem dan struktur organisasi, dan
lingkungan fisik terhadap keefektifan organisasi. Penelitian diselenggarakan di seratus sekolah di Jakarta, dengan
menggunakan metode survei melalui pendekatan kausal dan analisis jalur. Sampel sebanyak 100 guru SMP Negeri
Provinsi DKI Jakarta diambil dengan teknik penyampelan acak sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
terdapat pengaruh langsung dari (1) sistem dan struktur organisasi terhadap lingkungan fisik;(2)kepemimpinan
kepala sekolah terhadap keefektifan organisasi; (3)sistem dan struktur terhadap lingkungan fisik juga terhadap
keefektifan organisasi;(4)lingkungan fisik terhadap keefektifan organisasi;dan (5) sistem dan struktur organisasi
menunjukkan pengaruh tidak langsung terhadap keefektifan organisasi melalui lingkungan fisik. Hasil penelitian
membuktikan bahwa variasi atau perubahan manapun terhadap keefektifan organisasi dapat dipengaruhi oleh
perilaku kepemimpinan, sistem dan struktur serta lingkungan fisik.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

IMPORT COMPONENTS AND IMPORT MULTIPLIERS IN INDONESIAN ECONOMY: WORLD INPUT-OUTPUT ANALYSIS

 

IMPORT COMPONENTS AND IMPORT MULTIPLIERS IN INDONESIAN ECONOMY: WORLD INPUT-OUTPUT ANALYSIS

Muchdie, Muchdie

This paper calculates, presents and discusses on import components and the
impact of final demand change on Indonesian imports using Indonesian 36
sector input-output tables of years: 2000, 2005, 2010 and 2014 from World
Input-Output Tables. The results showed that firstly, Indonesian import
components of input were, on average, more than 20 percent; meaning that
input that locally provided were less than 80 percent. Secondly, Indonesian
import of input had increased significantly from US$ 36,011 million in 2000
to US$ 151,505 million in 2014. Thirdly, Indonesian imports have been
dominated by Sector-3: Manufacture of food products, beverages and
tobacco products, Sector-4: Manufacture of textiles, wearing apparel and
leather products, Sector-24: Construction, Sector-25: Wholesale and retail
trade and repair, and Sector-26: Transportation and post services. Fourthly,
by country of origin, Indonesian imports have been dominated by Japan,
Korea, the USA, Australia, and China. Imports from Australia, Japan, and the
US have been decreased significantly, but import from China has steadily
increased. Finally, highest sectoral import multipliers occurred if final
demands change in Sector-1: Crop and animal production, forestry, fishing
and aquaculture, Sector-2: Mining and quarrying, Sector-23: Water
collection; sewerage; waste collection, treatment and disposal activities, and
Sector-30: Real estate activities, but there was no significant difference of
import multipliers for country origin of import.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN

 

EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN DAN
PENGEMBANGAN INSTRUMEN

Connie Chairunnisa, Connie

Pendidikan diberbagai negara dipandang sebagai sarana utama untuk memecahkan
berbagai masalah sosial, dan untuk beberapa masalah tertentu kesejahteraan bangsa dibebankan
ke pundak sekolah dan universitas.
Mutu pendidikan dipengaruhi banyak faktor, yaitu siswa, pengelola sekolah, lingkungan,
kualitas pembelajaran, kurikulum, dan proses pembelajaran
Salah satu faktor yang penting untuk mencapai tujuan pendidikan yang bermutu adalah
proses pembelajaran yang dilakukan, sedangkan salah satu faktor penting untuk efektivitas
pembelajaran adalah faktor evaluasi baik terhadap proses maupun hasil pembelajaran.
Evaluasi dapat mendorong siswa untuk lebih giat belajar secara terus menerus dan juga
mendorong guru untuk lebih meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta mendorong
sekolah untuk lebih meningkatkan fasilitas dan kualitas manajemen sekolah. Namun demikian
untuk mengevaluasi keberhasilan program pembelajaran tidak cukup hanya berdasarkan pada
penilaian hasil belajar siswa saja, tetapi perlu menjangkau terhadap desain program pembelajaran
dan pengembangan instrument evaluasi pendidikan
Penilaian terhadap desain pembelajaran meliputi berbagai aspek, yaitu aspek kompetensi
yang dikembangkan, strategi pembelajaran dan isi dari program.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

HUBUNGAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMATIAN NEONATAL DINI

 

HUBUNGAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMATIAN NEONATAL DINI

Suraya, Izza

Infant mortality rate is one of indicator to evaluate health care in one country. Based on
Indonesian Demographic and Health Survey in 2007, a number of 93 % pregnant woman had got
Ante Natal Care during their pregnancy and 73 % of them had helped with skilled birth attedance
when their delivery time. However, early neonatal mortality rate has been decreased in Indonesia.
Therefore, this study purpose to analyze the relationship between access to health care and early
neonatal mortality rate through Indonesia Demographic and Health Survey in year 2007. It is
use cross sectional as its design of the study. With logistic reggresion as an analytical method,
this study control its confounding such as gender of babies, birth weight, mother’s age, mother’s
occupation status, abortion history, parity, complication during pregancy, place of delivery, wealth
index, and place of living. The result showed thatthere was no significant relationship between
access to health care and early neonatal mortality, the adjusted odds ratio was 0.42 (95 % CI;
0.11 – 1.64). However, early neonatal mortality can be reduced through adequate antenatal care
and increasing health facilities during delivery.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

Peran Pelayanan Kesehatan Primer Terhadap Konversi Tuberkulosis Paru, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara

 

Peran Pelayanan Kesehatan Primer Terhadap Konversi Tuberkulosis Paru, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara

Asyary, Al

Latar belakang. Tuberkulosis paru aktif masih menjadi masalah kesehatan global dan Indonesia serta menjadi sasaran utama Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk dikendalikan atau minimal dikonversi menjadi pasif agar tidak menular di populasi.
Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pengawas Menelan Obat (PMO) dan dukungan petugas kesehatan dengan konversi tuberkulosis (TB) paru di Kota Kendari.
Metode. Rancangan observasional “cross sectional” digunakan untuk mengetahui apakah ada hubungan konversi TB paru terhadap peran pelayanan kesehatan primer di Kota Kendari. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 orang yang tersebar pada 3 Puskesmas di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Kendari. Analisis chi-square, dengan kriteria penolakan hipotesis, H0 ditolak jika X2 hitung > X2 tabel pada taraf kepercayaan 95%.
Hasil. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ada hubungan antara PMO (0,004<0,05) dan dukungan petugas kesehatan (0,033<0,05) terhadap konversi TB paru di Kota Kendari tahun 2009. Kesimpulan. Hubungan PMO dan dukungan petugas kesehatan terhadap konversi TB paru dapat menghindari terjadinya kegagalan konversi, perlu adanya peran pemerintah bersama masyarakat dalam pengawasan pelaksanaan program pemberantasan TB di Kota Kendari, yaitu strategi DOTS, terutama dari PMO. Selain itu, penyuluhan kepada masyarakat khususnya penderita dan keluarga tentang bahaya penularan TB pada orang lain juga perlu dilakukan. Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

Gambaran Faktor-Faktor Kejadian Infeksi Tuberkulosis Laten Di Rumah Tahanan Kelas I Bandung (Description of Latent Tuberculosis Infection Factors in Prison Class I Bandung)

 

Gambaran Faktor-Faktor Kejadian Infeksi Tuberkulosis Laten Di Rumah Tahanan Kelas I Bandung (Description of Latent Tuberculosis Infection Factors in Prison Class I Bandung)

Waworuntu, Fatimah

Latar belakang. Secara global, angka prevalensi tuberkulosis paru (TB) di rutan/lapas diketahui lebih tinggi dibandingkan dengan di populasi umum. Dengan kondisi yang padat dan fasilitas yang kurang memadai, rutan/lapas diduga merupakan tempat terjadinya penularan TB antar wargabinaan (WBP). Namun pengukuran tingkat prevalensi TB di rutan/lapas di Indonesia belum pernah dilakukan, dan sampai saat ini belum laporan yang komprehensif mengenai faktor risiko infeksi TB laten di rutan/lapas di Indonesia.
Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian infeksi tb dan faktor-faktor risiko apa saja yang berpengaruh terhadap kejadian infeksi TB laten.
Metode. Penelitian ini merupakan bagian dari riset operasional tuberkulosis group (TORG) tahun 2015/2016 di Rutan kelas I, Bandung, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode survey cross-sectional. Subyek pada penelitian adalah WBP yang mendiami Rutan kelas I Bandung. Subject WBP dipilih dengan cara systematic random sampling. Skrining latent TB dilakukan dengan menggunakan Tuberculine Skin Test (TST) dilakukan pada semua subyek. Skrining TB dilakukan dengan pemeriksaan foto toraks. Subyek dengan gejala TB dan/ atau foto toraks sugestive TB dimintakan sputum untuk pemeriksaan basil tahan asam (BTA), xpert Mtb/Rif. Informasi mengenai faktor resiko dikumpulkan dengan wawancara dan pemeriksaan kondisi lingkungan.
Hasil. Dari 400 orang WBP terpilih, 4 orang mempunyai riwayat TB sebelumnya dan pemeriksaan tidak dilanjutkan. Dari 396 WBP semuanya adalah laki-laki, median dan rentang usia subyek adalah 31 (18 s/d 67) tahun, dengan median dan rentang masa pidana 1.125 (0 s/ 18) tahun. WBP yang baru pertama kali penahanan adalah sejumlah 16 (48,6%). Sebanyak 58 (14,8%) WBP tidak TB, 194(49%) mengalami infeksi TB laten, 128(32,3%) tb terduga, 7(1,8%) TB klinis, dan 9(2,3%) TB terkonfirmasi. Kejadian laten tb cenderung lebih tinggi pada WBP dengan masa penahanan > 3 bulan daripada yang < 3 bulan yaitu dan 48.3% dan 40.4% berturutan, Riwaya merokok juga ditemukan berkorelasi dengan kejadian infeksi TB laten. Kesimpulan. Angka kejadian TB laten ditemukan tinggi di Lapas dan menunjukkan kecenderungan makin tinggi dengan lamanya penahanan. Angka kejadian TB juga ditemukan 3 kali lipat dibandingkan dengan di populasi. Temuan ini menunjukkan besarnya permasalahan tb di lapas dan perlunya perhatian lebih tinggi untuk pengendaliannya. Silahkan Unduh Disini!