Categories
Repository

MEMBENDUNG ARUS BALIK PEMUDIK : PERLU TEROBOSAN DALAM MEMBANGUN DAERAH PEDESAAN

 

MEMBENDUNG ARUS BALIK PEMUDIK : PERLU TEROBOSAN DALAM MEMBANGUN DAERAH PEDESAAN

Muchdie, Muchdie

Lebaran sebagai hari kemenangan yang perlu dirayakan bersama keluarga telah memunculkan tradisi khas Indonesia. Tradisi mudik. Entah kapan tradisi ini dimulai. Tapi yang jelas, setiap menjelang Lebaran terminal bus dan stasion kereta api diserbu pemudik. Begitu juga kira-kira seminggu setelah lebaran, Jakarta ataupun kota-kota besar lainnya sibuk ” menyambut ” penduduknya yang baru saja berlebaran di kampung halamn.

Lebaran sebagai hari kemenangan yang perlu dirayakan bersama keluarga telah memunculkan tradisi khas Indonesia. Tradisi mudik. Entah kapan tradisi ini dimulai. Tapi yang jelas, setiap menjelang Lebaran terminal bus dan stasion kereta api diserbu pemudik. Begitu juga kira-kira seminggu setelah lebaran, Jakarta ataupun kota-kota besar lainnya sibuk ” menyambut ” penduduknya yang baru saja berlebaran di kampung halamn.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

HARI BEBAS TEMBAKAU TAK CUKUP DENGAN IMBAUAN

 

HARI BEBAS TEMBAKAU TAK CUKUP DENGAN IMBAUAN

Muchdie, Muchdie

Tanggal 31 Mei 1990 telah dicanangkan sebagai “Hari Bebas Tembakau Sedunia” yang ketiga. Dalam rangka itu, masyarakat perokok di Indonesia pun di himbau untuk tidak merokok pada hari tersebut. Perbincangan bahaya asap rokok sebenarnya sudah mulai santer setelah Depkes bekerjasama dengan kantor Menetri KLH dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)menyelenggarakan seminar tentang rokok Banyak pendapatdan tulisan para pakar tentang rokok kemudian bermunculan di media massa.

Tanggal 31 Mei 1990 telah dicanangkan sebagai “Hari Bebas Tembakau Sedunia” yang ketiga. Dalam rangka itu, masyarakat perokok di Indonesia pun di himbau untuk tidak merokok pada hari tersebut. Perbincangan bahaya asap rokok sebenarnya sudah mulai santer setelah Depkes bekerjasama dengan kantor Menetri KLH dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)menyelenggarakan seminar tentang rokok Banyak pendapatdan tulisan para pakar tentang rokok kemudian bermunculan di media massa.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

MENGATASI KEMACETAN LALU LINTAS DI DKI

 

MENGATASI KEMACETAN LALU LINTAS DI DKI

Muchdie, Muchdie

Di Jakarta, kemacetan lalu lintas merupakan pemandangan sehari-hari. Kalau dulu hanya terjadi pada jam-jam tertentu saja, yaitu pada jam-jam pergi dan pulang kantor. Sekarang jam berapa saja dan di mana saja terjadi kemacetan lalu lintas. Apalagi kalau hari hujan. Sekadar contoh saja. Kalau kita dari Pasar Minggu, sebelum pertigaan Kalibata terus ke Pancoran sudah macet. Pada ruas jalan Cawang, Semanggi, terutama setelah Jembatan Kuningan sejumlah kendaraan merayap seperti bekicot.

Di Jakarta, kemacetan lalu lintas merupakan pemandangan sehari-hari. Kalau dulu hanya terjadi pada jam-jam tertentu saja, yaitu pada jam-jam pergi dan pulang kantor. Sekarang jam berapa saja dan di mana saja terjadi kemacetan lalu lintas. Apalagi kalau hari hujan. Sekadar contoh saja. Kalau kita dari Pasar Minggu, sebelum pertigaan Kalibata terus ke Pancoran sudah macet. Pada ruas jalan Cawang, Semanggi, terutama setelah Jembatan Kuningan sejumlah kendaraan merayap seperti bekicot.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

STRATEGI PENGEMBANGAN KOTA BARU DAN KECIL

 

STRATEGI PENGEMBANGAN KOTA BARU DAN KECIL

Muchdie, Muchdie

Pentingnya pengembangan kota-kota menengah dan kecil di negara berkembang ditegaskan oleh Rondineli, “agar menjadi pusat pelayan sosial dan umum, perdagangan, pasar regional, pengolahan hasil pertanian, pusat industri kecil, dukungan transportasi, dan komunikasi antara pedesaan dan perkotaan”. Byung Nak Sung mengusulkan “pengembangan kota menengah dan kecil di Korea untuk mendukung pengembangan kota besar dan metropolitan”

Pentingnya pengembangan kota-kota menengah dan kecil di negara berkembang ditegaskan oleh Rondineli, “agar menjadi pusat pelayan sosial dan umum, perdagangan, pasar regional, pengolahan hasil pertanian, pusat industri kecil, dukungan transportasi, dan komunikasi antara pedesaan dan perkotaan”. Byung Nak Sung mengusulkan “pengembangan kota menengah dan kecil di Korea untuk mendukung pengembangan kota besar dan metropolitan”

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

MEMBANGUN PEDESAAN MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL

 

MEMBANGUN PEDESAAN MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL

Muchdie, Muchdie

Bahwa sebagian besar penduduk Indonesia bermukim di pedesaan merupakan hal yang diketahui secara umum. Dan bahwa pembangunan pedesaan menjadi sangat penting tidak perlu diperdebatkan. Juga bahwa hasil-hasil pembangunan,terutama pembangunan pertanian, telah dapat memperbaiki kehidupan petani tidak perlu disangkal. Tapi, suatu hal yang selalu menjadi pertanyaan adalah mengapa kondisi kehidupan di pedesaan selalu tertinggal dibandingkan dengan kehidupan di perkotaan, walaupun keduanya sama-sama melaksanakan dan menikmati hasil-hasil pembangunan.

Bahwa sebagian besar penduduk Indonesia bermukim di pedesaan merupakan hal yang diketahui secara umum. Dan bahwa pembangunan pedesaan menjadi sangat penting tidak perlu diperdebatkan. Juga bahwa hasil-hasil pembangunan,terutama pembangunan pertanian, telah dapat memperbaiki kehidupan petani tidak perlu disangkal. Tapi, suatu hal yang selalu menjadi pertanyaan adalah mengapa kondisi kehidupan di pedesaan selalu tertinggal dibandingkan dengan kehidupan di perkotaan, walaupun keduanya sama-sama melaksanakan dan menikmati hasil-hasil pembangunan.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

LINGKUNGAN KUMUH, KEMACETAN DAN PEMBANGUNAN PEDESAAN

 

LINGKUNGAN KUMUH, KEMACETAN DAN PEMBANGUNAN PEDESAAN

Muchdie, Muchdie

Fraksi Karya Pembangunan (FKP) DPRD DKI Jakarta pada sidang paripurna, Rabu 15 Maret yang lalu, menyarankan agar Jakarta dicanangkan kembali sebagai kota tertutup bagi pendatang seperti pernah dicanangkan pada tahun 1970-an. Dengan kepadatan penduduk mencapai 10.500 jiwa/km2, arus urbanisasi ke Jakarta di khawatirkan akan menimbulkan daerah kumuh baru yang lebih lanjut dapat menimbulkan berbagai kerawanan sosial

Fraksi Karya Pembangunan (FKP) DPRD DKI Jakarta pada sidang paripurna, Rabu 15 Maret yang lalu, menyarankan agar Jakarta dicanangkan kembali sebagai kota tertutup bagi pendatang seperti pernah dicanangkan pada tahun 1970-an. Dengan kepadatan penduduk mencapai 10.500 jiwa/km2, arus urbanisasi ke Jakarta di khawatirkan akan menimbulkan daerah kumuh baru yang lebih lanjut dapat menimbulkan berbagai kerawanan sosial

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

ALIH TEKNOLOGI UNTUK PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DI PEDESAAN

 

ALIH TEKNOLOGI UNTUK PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DI PEDESAAN

Muchdie, Muchdie

Tekad bulat pemerintah untuk menegmbangkan industri kecil di pedesaan merefleksikan adanya kesadaran bahwa proses industrialisasi yang terlalu berorientasi pada ” industri substitusi impor” tanpa memperhatikan pengembangan industri kecil mengakibatkan dualisme struktural dalam sektor industri. Industri besar padat modal dengan teknologi canggih dan ketergantungannya terhadap bahan baku impor berakibat pada ketidakmampuannya untuk memperluas kesempatan kerja.

Tekad bulat pemerintah untuk menegmbangkan industri kecil di pedesaan merefleksikan adanya kesadaran bahwa proses industrialisasi yang terlalu berorientasi pada ” industri substitusi impor” tanpa memperhatikan pengembangan industri kecil mengakibatkan dualisme struktural dalam sektor industri. Industri besar padat modal dengan teknologi canggih dan ketergantungannya terhadap bahan baku impor berakibat pada ketidakmampuannya untuk memperluas kesempatan kerja.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

DILEMA PEMBANGUNAN PERUMAHAN UNTUK MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH

 

DILEMA PEMBANGUNAN PERUMAHAN UNTUK MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH

Muchdie, Muchdie

Ketidakserasian pertumbuhan pembangunan antara kota besar dan kota kecil serta daerah pedesaan telah merupakan salah satu sebab tingginya tingkat urbanisasi. Untuk Jakarta, rata-rata tingkat pertambahan penduduk karena arus migrasi (1,7%) hampir mendekati angka rata-rata laju pertumbuhan penduduk secara nasional yang 2,1% itu. Laju pertambahan penduduk yang pesat ini mau tidak mau berakibat pada peningkatan kebutuhan-kebutuhan penduduk, seperti pangan, sandang, perumahan dan fasilitas-fasilitas sosial lainnya.

Ketidakserasian pertumbuhan pembangunan antara kota besar dan kota kecil serta daerah pedesaan telah merupakan salah satu sebab tingginya tingkat urbanisasi. Untuk Jakarta, rata-rata tingkat pertambahan penduduk karena arus migrasi (1,7%) hampir mendekati angka rata-rata laju pertumbuhan penduduk secara nasional yang 2,1% itu. Laju pertambahan penduduk yang pesat ini mau tidak mau berakibat pada peningkatan kebutuhan-kebutuhan penduduk, seperti pangan, sandang, perumahan dan fasilitas-fasilitas sosial lainnya.

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

DAMPAK KEBIJAKSANAAN PENGEMBANGAN WILAYAH KTI TERHADAP PEREKONOMIAN NASIONAL: KAJIAN INPUT-OUTPUT ANTARDAERAH

 

DAMPAK KEBIJAKSANAAN PENGEMBANGAN WILAYAH KTI TERHADAP PEREKONOMIAN NASIONAL: KAJIAN INPUT-OUTPUT ANTARDAERAH

Muchdie, Muchdie

Dikotomi Jawa – Luar Jawa yang sejak awal Orde Baru, bahkan sejak Indonesia merdeka, menjadi pokok bahasan yang sangat menarik, sekarang telah beralih ke dikotomi Kawasan Barat dan Kawasan Timur Indonesia. Hal ini tentu saja sangat relevan pada negara besar yang terdiri atas beribu pulau, berbagai suku bangsa dengan adat-istiadat dan tingkat perkembangan ekonomi dan teknologi yang sangat beragam. Hill (1994) menyatakan bahwa Indonesia merupakan satu negara yang paling “bhinneka’ di dunia. Jawa telah mendominasi perekonomian Indonesia sejak jaman kolonial. Keadaan ini dipertajam setelah Indonesia merdeka dan semasa pemerintahan Orde Baru (Hill, 1994). Terkonsentrasinya berbagai fasilitas sosial, budaya, ekonomi, dan politik di Jawa (lebih khusus di Jakarta) menyebabkan kegiatan sosial-ekonomi dan politik terpusat di Jawa (Hill, 1994; 1996). Data yang ada menunjukkan bahwa lebih dari 60% output total dalam perekonomian Indonesia terkonsentrasi di Jawa, sekitar 20% di Sumatra, dan sisanya (sekitar 10%) di Kawasan Timur Indonesia (Muchdie, 1999).

Dikotomi Jawa – Luar Jawa yang sejak awal Orde Baru, bahkan sejak Indonesia merdeka, menjadi pokok bahasan yang sangat menarik, sekarang telah beralih ke dikotomi Kawasan Barat dan Kawasan Timur Indonesia. Hal ini tentu saja sangat relevan pada negara besar yang terdiri atas beribu pulau, berbagai suku bangsa dengan adat-istiadat dan tingkat perkembangan ekonomi dan teknologi yang sangat beragam. Hill (1994) menyatakan bahwa Indonesia merupakan satu negara yang paling “bhinneka’ di dunia. Jawa telah mendominasi perekonomian Indonesia sejak jaman kolonial. Keadaan ini dipertajam setelah Indonesia merdeka dan semasa pemerintahan Orde Baru (Hill, 1994). Terkonsentrasinya berbagai fasilitas sosial, budaya, ekonomi, dan politik di Jawa (lebih khusus di Jakarta) menyebabkan kegiatan sosial-ekonomi dan politik terpusat di Jawa (Hill, 1994; 1996). Data yang ada menunjukkan bahwa lebih dari 60% output total dalam perekonomian Indonesia terkonsentrasi di Jawa, sekitar 20% di Sumatra, dan sisanya (sekitar 10%) di Kawasan Timur Indonesia (Muchdie, 1999).

Silahkan Unduh Disini!

Categories
Repository

UPAYA MEMENUHI KEBUTUHAN PERUMAHAN BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH

 

UPAYA MEMENUHI KEBUTUHAN PERUMAHAN BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH

Muchdie, Muchdie

Keheranan banyak orang sempat muncul ketika diberitakan oleh berbagai surat kabar bahwa sampai saat ini tercatat sekitar 12.000 unit rumah Perum Perumnas yang sulit dipasarkan. Masalahnya, di satu pihak banyak peminat rumah Perumnas sedang menunggu antrean, sementara di lain pihak banyak rumah siap huni tidak laku. Ternyata banyak hal yang telah menjadi penyebabnya. Salah satu diantaranya, yang merupakan factor paling penting adalah harga jual yang dinilai terlalu tinggi. Begitu juga dengan uang mukanya.

Keheranan banyak orang sempat muncul ketika diberitakan oleh berbagai surat kabar bahwa sampai saat ini tercatat sekitar 12.000 unit rumah Perum Perumnas yang sulit dipasarkan. Masalahnya, di satu pihak banyak peminat rumah Perumnas sedang menunggu antrean, sementara di lain pihak banyak rumah siap huni tidak laku. Ternyata banyak hal yang telah menjadi penyebabnya. Salah satu diantaranya, yang merupakan factor paling penting adalah harga jual yang dinilai terlalu tinggi. Begitu juga dengan uang mukanya.

Silahkan Unduh Disini!